Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Ceritanya,, suatu hari KangMan ngomongin tentang tempat wisata yang ga jauh dari pusat Kota Jakarta. Lebih tepatnya, di daerah Muara Angke.๐Ÿ˜•๐Ÿ˜•๐Ÿ˜• Duluuuu,, Mut dan KangMan pernah ke daerah Muara Angke ini buat naik perahu nelayan menuju ke Kepulauan Seribu. Jadi, yang kebayang kalau ngomongin tentang Muara Angke adalah si air laut yang berwarna kelam (read: hitam berminyak) dan wangi amis ikan yang semerbak..๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜€ Alhasil, walaupun penasaran, Mut dan KangMan berfikir berkali-kali buat ke tempat wisata ini. Hahaha…:mrgreen:๐Ÿ˜€

Setelah lama kepikiran,, akhirnya kemarin kita jalan juga ke Muara Angke. Syukurlah image yang dibayangkan sama sekali ga sesuai dengan apa yang ada di lokasi. Hahaha…๐Ÿ™‚

Nama tempat wisatanya adalah โ€œTaman Wisata Alam Angke Kapukโ€.. Posisinya pun berbeda jauh dari si dermaga kapal Muara Angke yang horor itu. Lebih ke daerah Pantai Indah Kapuk, dekat dengan si Waterbom PIK.

Duuh,, romantis pisan eui.. Hahaha.. :p

Duuh,, romantis pisan eui.. Hahaha.. :p

Untuk menuju lokasi, cara paling mudahnya adalah dengan kendaraan pribadi, melalui tol Soekarno-Hatta keluar di pintu tol Kapuk Muara/Pantai Indah Kapuk (searah juga dengan Waterbom PIK). Beberapa meter dari pintu keluar tol ada bunderan, langsung ambil kiri.. Terus tinggal ngikutin plang nya aja deh..

Tzu Chi

Kalau dengan kendaraan umum, paling enaknya pakai Trans Jakarta. Dari halte Monas atau halte Kota, naik BKTB (yang warnanya juga serupa dengan Trans Jakarta) yang menuju ke arah Pantai Indah Kapuk. Turun di Yayasan Budha Tzu Chi. Dan jalan ke dalam, ke arah Taman Wisatanya..

Tiket Perahu

Karena lokasi wisata ini dipegang sama pihak swasta, jadi bagi pengunjung yang mau masuk ke lokasi wisata ini dikenai tiket. Harganya…

Turis Lokal IDR 25.000 / orang
Turis Asing IDR 125.000 / orang
Sepeda Motor IDR 5.000 / kendaraan
Mobil IDR 10.000 / kendaraan
Bus IDR 50.000 / kendaraan

Sebagai pengingat juga.. Ke lokasi wisata ini ada peraturan dalam membawa kamera. Khususnya kamera-kamera besar. Untuk satu kamera, akan dikenai biaya IDR 1 juta. Sedangkan untuk kamera yang ter-attached ke handphone, tidak dikenai biaya apapun. Daan,, please be honest. Kalau memang bawa kamera besar, tolong kasih tahu sama petugas di loket tiketnya.. Daripada udah seru foto-foto di dalem, terus disergap suruh bayar.. #bukan-pengalaman-pribadi.. Huahahaha..๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

Sesuai namanya, objek wisata ditempat ini yaa tentang alam. Khususnya tentang mangrove. Ada beberapa option yang bisa dilalukan kalau berkunjung kesini..

Beberapa papan yayasan, organisasi, perusahaan, maupun perorangan yang sudah menanam mangrove disini.

Beberapa papan yayasan, organisasi, perusahaan, maupun perorangan yang sudah menanam mangrove disini.

Yang pertama, menanam mangrove.

Yap! Menanam mangrove. Ikut melestarikan alam juga kann.. Nanti bisa cerita ke anak cucu cicit kalau kita turut berjasa menjaga lingkungan.. #euu..ย Tapi sayangnya,, buat nanam mangrove ini kita dikenai biaya tambahan. Per orangnya harus membayar IDR 150.000. Kalau mau ada papan namanya, per orang kena IDR 500.000.๐Ÿ˜ฆ

Option lainnya, adalah naik perahu/kano keliling hutan mangrove. Ini juga ada biaya tambahannya.. Kalau kesini pagi atau sore, boleh dicoba juga option yang ini..

Disini juga disediakan penginapan, ada aula juga buat kumpul-kumpul keluarga, reuni, atau arisan.. Sayang, Mut ga nanya berapa harga sewanya.. Huhuuu..

Daan,, opsi yang paling banyak dilakukan orang-orang yang kesini sih buat foto-foto. Dari yang foto narsis, selfie, wefie, usfie.. Sampai yang bikin buku tahunan.. sampai yang bikin pre-wedding foto.. Pas mut dan KangMan kesana,, ada semuanya.. hahaha..

Saran tambahan dari Mut:

  • Kalau kesini, enaknya sore, beberapa jam setelah makan siang.. Lebih enak suasanya, udah ga panas juga..
  • Bawa makanan dan minuman sendiri. Disana ada kantin siih.. Cuma, Mut lebih prefer bawa sendiri aja..
  • Pakai pakaian dan alas kaki yang nyaman.. Karena tekapenya dekat dengan laut, jadi anginnya juga angin laut (read: bikin โ€˜lepekโ€™). Dan, karena disana kita bakal banyak jalan keliling taman wisatanya, jadi pakai sendal atau sepatu yang nyaman yaak..
  • Karena mayoritas wisatawan yang kesini tujuannya buat berfoto, kita juga ga boleh kalah.. Baju, celana, kacama hitam, topi, jangan lupa.. :p

Thatโ€™s it. My two cents opinion about this place. Enjoy..๐Ÿ™‚

4 thoughts on “Taman Wisata Alam Angke Kapuk

    • Halo.. Salam kenal juga๐Ÿ™‚
      Untuk rental mobil, saya tidak begitu tahu. Buat tanya-tanya mungkin bisa ke http://www.bestrental.co.id atau http://www.mitramobil.com atau m.uniklindorental.com (hasil searching-an di google… :p)

      Untuk taksi, bisa pesan via telpon. Beberapa yang saya sarankan antara lain.. Taksi blue bird 021.7941234 / 021.79171234 atau taksi express 021.26509000.

      Semoga membantu ya.. Selamat berliburr.. ๐Ÿ™‚

    • iyaaah.. harga tiket sama aktifitas-aktifitasnya lumayan mahal sii.. Mungkin karena yang punya bukan pemerintah kali ya.. (cmiiw).. Paling enak kesini pagi hari, sambil sepedahan,, abis itu nyari bubur, nasi uduk, atau lontong sayur deh. Hahahaha..๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s