Tebing Keraton, Tebing Karaton

Wilayah Dago Bandung dikenal sebagai pusat wisata orang-orang Jakarta. Dari deretan factory outlet, restauran-kedai-kafe dengan makanan yang unik, hingga ke institusi pendidikan terkenal terletak di daerah ini.

Tebing Keraton

Satu tempat wisata yang patut dicoba bila berkunjung ke Bandung adalah Tebing Keraton. Lokasinya masih di Dago, searah dengan Taman Hutan Raya Juanda, atau lebih dikenal dengan Dago Pakar.

Untuk ke lokasi, paling enak dengan menggunakan motor, apalagi motor gunung,,, top markotopppp… Cumaa,, buat yang ber-ramai-ramai, bisa dengan mobil atau nyewa angkot. Tidak disarankan kesini dengan menggunakan bis, atau kendaraan besar lainnya. Karena selain jalannya yang hanya cukup untuk dua buah mobil papasan, mendekati tempat wisatanya juga banyak jurangnya. Safety first, guys!šŸ˜‰šŸ˜‰

Waktu paling mantap berkunjung kesini adalah di pagi hari, sekitar jam 7-9 am. Pas Mut dan KangMan sampai sana pun, pengunjung sudah lumayan banyak. Dari ngobrol-ngobrol sama Mang-Mang disana,, katanya mah dari jam 3 subuh juga udah ada wisatawan yang nyampe sana.. Ckckckckck…šŸ˜ÆšŸ˜•

Pagi itu, sekitar jam 7.30an, tempat wisata ini sudah ramai pengunjung..

Pagi itu, sekitar jam 7.30an, tempat wisata ini sudah ramai pengunjung..

Ancer-ancer lokasinya kurleb seperti ini nii…

Arahkan peta/kendaraan ke wilayah dago. Telusuri terus jalan dago yang ke arah atas (menanjak) terus melewati pasar simpang dago, terminal dago, sampaiii ketemu indomart-yomart disebelah kiri jalan. Persis setelah kedua minimarket itu ada belokan ke kiri, ke arah THR Juanda, beloklah kesana. Jalan belokannya kecil, bener-bener buat dua mobil papasan, itu juga mesti pelan-pelan. Darisitu, tinggal ikutin plang THR Juanda dan Tebing keratonnya deh.. Dalam kondisi lancar, ga macet.. Dari Dago sampai Tebing Keraton bisa ditempuh sekitar 30 menitan.. Cepet kaaaan…šŸ˜€šŸ™‚

Kondisi jalanan menuju Tebing Keraton. Kiri: jalan mobil sudah diaspal. Tengah: jalan ojek atau buat yang naik motor pas menuju pintu loket tebing keratonnya. Kanan: jalan setapak dari loket karcis ke tebingnya.

Kondisi jalanan menuju Tebing Keraton. Kiri: jalan mobil sudah diaspal. Tengah: jalan ojek atau buat yang naik motor pas menuju pintu loket tebing keratonnya. Kanan: jalan setapak dari loket karcis ke tebingnya.

Nah, buat yang bawa motor, selamat anda beruntung,,, motornya bisa langsung diparkir didepan loket tiket Tebing Keraton. Untuk kendaraan lain, especially mobil, parkirnya sekitar 2,5 km-an dari pintu masuknya. Nanti ada kok Mamang-Mamang yang ngaturin buat parkir. Ongkos parkirnya IDR 5.000 saja. Insyaallah aman…šŸ˜€

Jarak 2,5 km, dari tempat parkir mobil ke loket tiket Tebing Keraton, sebenernya bisa dilalui dengan berjalan kaki, itung-itung olahraga.. Cuma yaaaa,,, medannya nanjak bro.. Sayang dibetis! Halah… Hahaha..šŸ˜‰ Buat yang sepikiran sama kita,, don’t worry,, disini banyak tersedia ojeeeg! Yeayyy!šŸ˜€šŸ˜€

Papan penunjuk 2,5 km lagi menuju Tebing Keraton. Yang bawa mobil, parkirnya disekitar area ini ya..

Papan penunjuk 2,5 km lagi menuju Tebing Keraton. Yang bawa mobil, parkirnya disekitar area ini ya..

Sekali jalan, dari bawah (parkiran mobil) ke atas (pintu masuk tebing) harganya IDR 30.000 saja. Tips dari Mut: cobalah berjalan sedikit terlebih dahulu ke atas,, yaa 100 meteranlah.. itung-itung test drive,, dipertengahan jalan kalau ternyata ga kuat nanjak deui, nanti pasti ada mang-mang yang nawarin jasa ojegnya.. Nah,, biasanya harganya udah murah tuuu.. Bisa jadi IDR 20 ribu,, bahkan bisa sampai IDR 15 ribu.. Lumance kaaaan..?šŸ˜›

Untuk masuk ke lokasi dikenai biaya lagi. Wisatawan lokal IDR 11.000, dan buat bule IDR 76.000. (Note: Harga sudah termasuk asuransi). Bisa juga buat foto pre-wedding disini, dengan tambahan biaya IDR 200.000 saja. Here are some of the views up there…

Pemandangan 1

Pemandangan 2

Pemandangan 3

Pemandangan 4

Foto yang sering diabadikan sama pengunjung adalah dengan duduk (atau berdiri) di ujung batu itu tuuu..

Foto yang sering diabadikan sama pengunjung adalah dengan duduk (atau berdiri) di ujung batu itu tuuu..

Perjalanan turun kembali ke parkiran bisa dengan jalan kaki, karena jalannya menurun jadi ga begitu capek.. Cuma kalau yang mau naik ojek juga bisa,, harganya, cukup IDR 15.000 saja..šŸ˜‰

Overall, yang bisa dilihat disini adalah pemandangan Taman Hutan Raya, pohon-pohon pinus yang rindang.. Di pagi hari, bisa juga dilihat semburat tipis kabut diantara pohon-pohonnya. Cocok buat yang perlu melepas penat sejenak dari pekerjaan.. Cukup worthed buat didatangi..šŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s